|
Pengunjung hari ini : 25 Total pengunjung : 12206 Hits hari ini : 37 Total Hits : 65154 Pengunjung Online: 6
|
San Fransisco, Amerika Serikat (AS), menunggu kedatangan bis tak lagi
membosankan. Sambil menunggu, para calon penumpang bisa sambil bermain
game di sebuah layar interaktif berukuran besar.Layar yang
dipasang Yahoo di 20 halte bus di San Fransisco s
Fenomena crop circle alias jejak misterius di ladang tengah menjadi buah
bibir di Indonesia lantaran muncul di Sleman. Benarkah ini jejak dari
UFO atau cuma perbuatan manusia? Nah, YouTube ternyata punya jawabannya.
Password merupakan kode-kode rahasia yang harus dijaga keamanannya. Banyak hal negativ yang dapat terjadi ketika password Anda bocor ke tangan orang lain. Simak 7 kiat singkat untuk menjaganya.
Tak bisa disangsikan, media sosial semakin populer di Indonesia. Dalam
sebuah hasil riset Youth Laboratory Indonesia menunjukkan bahwa saat
ini setiap remaja Indonesia yang berumur 19-25 tahun rata-rata punya
700-an teman di Facebook dan 60 teman di Tw
Orang yang berkecimpung di dunia teknologi informasi (TI) memang tak
bisa dipungkiri adalah orang-orang pilihan yang punya tingkat
intelejensia tinggi. Namun sayangnya, mereka bak hidup di dunianya
sendiri.
Indonesia kekurangan sumber daya manusia (SDM) di bidang Informasi dan
Teknologi. Padahal kebutuhan industri akan SDM IT sangat tinggi.Demikian
diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan
Komputer (Aptikom) Profesor DR
Salah satu perwakilan Indonesia di ajang Imagine Cup 2010 yang berasal
dari Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) berhasil memboyong piala.
Dalam ajang yang digelar di Polandia tersebut, tim bernama Candradimuka
ini menjadi juara ketiga untuk kategori
Jakarta - Seorang remaja asal Lancashire, Inggris
akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama 16 minggu setelah menolak
memberitahukan password enkripsi komputernya. Ia ditangkap karena
dicurigai memiliki gambar porno anak yang tersimpan
Ubuntu kini mulai memperhatikan kalangan pelajar sebagai pengguna
sistem operasinya. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya sistem operasi
berbasis distribusi Linux yaitu UberStuden LXDE.| Senin, 11 Oktober 2010 |
| Terlalu Teknis, Orang TI Bisa Blunder |
| Ditulis Oleh : Administrator |
Orang yang berkecimpung di dunia teknologi informasi (TI) memang takbisa dipungkiri adalah orang-orang pilihan yang punya tingkat intelejensia tinggi. Namun sayangnya, mereka bak hidup di dunianya sendiri. Maksudnya hidup di dunia sendiri, tak lain karena orang-orang TI punya bahasa teknis yang hanya dimengerti oleh orang TI saja. Bagi masyarakat umum, mungkin tak semua orang bisa memahami. Masalahnya, kata Chief Sharing Vision Dimitri Mahayana, orang-orang TI ini kerap tak sadar. Saat berinteraksi dengan orang lain di luar lingkup profesinya, mereka masih menggunakan bahasa teknis yang rumit nan kompleks. "Entah karena budaya atau mungkin ego sektoral, sering kali penggunaan bahasa yang terlalu teknis sulit untuk dipahami oleh pihak lain. Tak hanya dalam kehidupan sosial sehari-hari, situasi ini juga kerap terjadi saat divisi TI hendak membuat rencana investasi ataupun pengadaan perangkat. Padahal, selain divisi TI, banyak pihak lain yang juga berkepentingan. Mulai dari pihak internal seperti divisi keuangan, divisi pelayanan, hingga pihak eksternal semacam BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) atau malah KPK (Komisi Pemberantas Korupsi). Celakanya, lanjut Dimitri, hal ini justru bisa menciptakan blunder. Pasalnya, mengacu pada fakta di lapangan, ada sejumlah kasus korupsi yang bermula dari tidak sejalannya pemahaman antara divisi TI dengan divisi lainnya. "Seyogyanya, begitu akan melakukan pengadaan, harus dipastikan semua divisi menerima laporan rencana investasi TI dan paham dengan apa yang dimaksud. Istilahnya, buatlah plain languange, atau pelaporan dengan bahasa populer yang mudah dimengerti semua kalangan," saran dia. Tips ini hanya salah satu cara untuk menangkal munculnya mispersepsi di kemudian hari, tentang proses pengadaan barang yang secara natural memang sensitif. Apalagi pengadaan perangkat lunak dan perangkat keras di TI memiliki keunikan yang jauh berbeda. "Bisa saya pastikan, karakter pengadaan TI itu 100 kali lipat lebih rumit, kompleks, dibandingkan pengadaan barang-barang lainnya. Jadi, sebagai teknisi, kita harus merancang secara detil dan matang sedari awal," pungkasnya.Fatkhan |
[ Kembali ] |
| Sn | Sl | Rb | Km | Jm | Sb | Mg |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 |